Gamelan ERP
ArtikelArtikel4 menit baca

Coba Lihat Data Kampus Anda seperti Pimpinan Melihatnya

Tim Anda tahu di mana setiap angka disimpan. Pimpinan tidak. Empat langkah berikut memperlihatkan data kampus dari sisi yang bertanya, sebelum Anda memutuskan apa pun.

Pilih satu pertanyaan yang sering diajukan pimpinan

Jangan memeriksa semuanya sekaligus. Ambil satu pertanyaan yang memang pernah ditanyakan dalam rapat.

Empat langkah pemeriksaan, dimulai dari satu pertanyaan pimpinan.

Empat langkah pemeriksaan, dimulai dari satu pertanyaan pimpinan.

Contohnya: berapa mahasiswa aktif semester ini? Pertanyaan ini terlihat sederhana, tetapi jawabannya menyentuh akademik, keuangan, dan pelaporan sekaligus.

Bayangkan ketua yayasan menanyakannya di awal rapat anggaran. Ia butuh satu angka untuk memutuskan, bukan tiga angka dengan catatan kaki.

Sebelum mulai, tuliskan tiga hal:

Definisi itu penting. Tanpa definisi yang disepakati, setiap bagian menjawab pertanyaan yang sedikit berbeda, dan selisihnya tampak seperti kesalahan.

Minta jawabannya dari setiap bagian secara terpisah

Kirim pertanyaan yang sama ke BAAK, keuangan, dan program studi. Jangan beri tahu bahwa bagian lain juga ditanya.

Tabel jawaban empat sumber untuk jumlah mahasiswa aktif, dengan angka, waktu, dan dasar hitungnya masing-masing.

Tabel jawaban empat sumber untuk jumlah mahasiswa aktif, dengan angka, waktu, dan dasar hitungnya masing-masing.

Catat angkanya, berapa lama jawabannya datang, dan dari mana angka itu dihitung. Bandingkan juga dengan status kuliah yang sudah dilaporkan ke PDDikti.

Selisih kecil wajar bila definisinya berbeda. Yang perlu diperhatikan adalah selisih tanpa penjelasan. Di situlah data yang sama disimpan di dua tempat dan diperbarui oleh orang yang berbeda.

Waktu jawaban juga sebuah temuan. Angka yang butuh empat hari biasanya dirakit dari beberapa berkas, dan setiap perakitan membuka peluang salah ketik.

Untuk setiap selisih, tanyakan satu hal: angka mana yang dipakai saat dilaporkan? Bila jawabannya bergantung pada siapa yang mengerjakan, kampus belum punya satu sumber.

Telusuri satu lulusan lama sampai semester pertamanya

Pilih satu lulusan dari sepuluh tahun lalu. Coba susun ulang riwayatnya hanya dari sistem yang dipakai sekarang.

Riwayat per semester seorang lulusan contoh, dengan semester yang lengkap, konversi kurikulum tanpa dasar, dan semester tanpa status.

Riwayat per semester seorang lulusan contoh, dengan semester yang lengkap, konversi kurikulum tanpa dasar, dan semester tanpa status.

Lulusan lama dipilih karena riwayatnya paling panjang. Ia melewati lebih banyak pergantian aturan, kurikulum, dan petugas dibanding mahasiswa mana pun.

Riwayat lama paling sering hilang saat kampus pernah berganti sistem atau kurikulum. Nilainya ada, tetapi alasan konversinya tidak tercatat di mana pun.

Periksa tiga hal berikut:

Bila salah satunya gagal, mahasiswa yang masih aktif kemungkinan punya masalah yang sama. Bedanya, mereka belum meminta transkrip.

Ubah temuan menjadi urutan pekerjaan

Temuan yang hanya dicatat akan terlupakan. Tulis setiap temuan sebagai pekerjaan dengan satu pemilik.

Daftar temuan dengan pemilik dan urutan, dimulai dari status semester yang kosong dan data identitas.

Daftar temuan dengan pemilik dan urutan, dimulai dari status semester yang kosong dan data identitas.

Dahulukan yang menahan laporan, yaitu status semester dan data identitas. Perbaikan format laporan atau tampilan menyusul sesudahnya.

Pemilik adalah bagian yang berwenang mengubah data itu. Temuan yang dimiliki dua bagian sekaligus biasanya tidak dikerjakan siapa pun.

Setelah pekerjaan selesai, ajukan lagi pertanyaan yang sama ke setiap bagian. Perbaikannya baru tuntas bila jawaban mereka kini sama.

Daftar yang sama menjadi bahan awal bila kampus kelak memutuskan pindah sistem. Sistem baru mana pun, termasuk Gamelan, hanya secocok data yang dipindahkan ke dalamnya.

Tips

Ulangi pemeriksaan ini dengan pertanyaan lain setelah daftar pertama selesai. Pertanyaan tentang piutang atau lulusan tepat waktu biasanya membuka temuan yang berbeda.

Daftar periksa sebelum memutuskan

Empat langkah pemeriksaan sebagai acuan daftar periksa.

Empat langkah pemeriksaan sebagai acuan daftar periksa.

Artikel terkait