Menjelang UTS dan UAS, petugas menyusun jadwal, mencetak kartu, dan menyiapkan daftar hadir di halaman yang berbeda. Syarat ikut ujian pun dihitung ulang di setiap halaman, sehingga hasilnya bisa tidak sama.
Kini jadwal ujian disusun di Ujian Matakuliah > Jadwal Ujian. Pilih kelas, lalu klik petak di papan ruangan kali jam untuk tanggal ujian itu. Peserta yang bentrok dengan ujian lain dan ruangan yang melebihi kapasitas ditandai sebagai peringatan. Halaman tambah jadwal ujian yang lama sudah digantikan papan ini.
Satu aturan kini menentukan siapa yang layak ujian: status mahasiswa, tahap registrasi, pembayaran, dan kehadiran kuliah. Aturan yang sama dipakai kartu ujian, daftar hadir, dan kehadiran ujian.
Cetak Kartu Ujian melayani petugas dan mahasiswa di satu menu. Petugas melihat rekap per prodi dan mencetak kartu yang dicentang. Mahasiswa melihat kartunya sendiri, beserta alasan bila kartunya masih tertahan. Menu Cetak Kartu Ujian Mhs yang lama sudah dilebur ke sini. Mata kuliah yang kehadirannya kurang tetap tercetak dengan tanda TIDAK BOLEH UJIAN, bila prodi menyalakan batas kehadiran.
Daftar hadir ujian dicetak per kelas dari Cetak Absensi Ujian. Kehadiran peserta dicatat di Kehadiran Ujian dengan sakelar per sesi ujian.
Perubahan ini tiba di kampus Anda lewat rilis bertahap. Untuk mahasiswa, langkah lengkapnya ada di Tutorial › Mencetak Kartu Ujian tanpa Tertahan.