Gamelan ERP
Halaman Kelas Kuliah: Lingkup Sinkronisasi, tombol Refresh, Fetch, Push, Delete, dan daftar berstatus Local Only, Synced, dan Failed.
TutorialPegawai3 menit baca

Mengirim Data Perkuliahan ke NeoFeeder secara Urut

Data perkuliahan ditolak PDDikti bila dikirim tidak berurutan. Tutorial ini mengirim satu semester dari kelas sampai nilai, sambil memeriksa status sync di setiap tahap.

Sebelum mulai

  • Data Periode dan Matkul Kurikulum semester ini sudah sinkron.
  • Data Dosen sudah di-fetch dari NeoFeeder.
  • Biodata dan Riwayat Pendidikan mahasiswa sudah sinkron.
  • Nilai semester sudah disahkan di SIMAK sebelum langkah 6.

Langkah 1: Tarik kelas dari PDDikti

Buka Neo Feeder > Perkuliahan > Kelas Kuliah. Pilih Periode dan Program Studi di Lingkup Sinkronisasi, klik Refresh, lalu Fetch.

Lingkup Sinkronisasi dengan Periode dan Program Studi.

Lingkup Sinkronisasi dengan Periode dan Program Studi.

Fetch menarik kelas yang sudah ada di PDDikti ke cache lokal. Sesudahnya, Local Only benar-benar berarti kelas yang belum terkirim. Lingkup yang sama dipakai Fetch dan Push di setiap halaman.

Langkah 2: Kirim kelas yang belum ada

Pilih Local Only pada Sync Status, klik Refresh, lalu klik Push.

Daftar Kelas Kuliah dengan Sync Status Local Only dan tombol Push.

Daftar Kelas Kuliah dengan Sync Status Local Only dan tombol Push.

Kelas adalah induk semua data berikutnya. Ulangi sampai tidak tersisa Local Only. Kode MK di PDDikti adalah kode kurikulum ditambah kode MK, misalnya 2021AKT101. Untuk mengirim sebagian mata kuliah saja, cari kode atau namanya di Kode MK / Nama; pilihannya tampil dalam bentuk itu.

Penting

Push mengirim SEMUA baris Local Only pada lingkup ke PDDikti, bukan yang dicentang. Delete menghapus dari PDDikti dan tidak bisa dibatalkan.

Langkah 3: Kirim dosen pengajar

Buka Dosen Pengajar, pilih lingkup yang sama, lalu Fetch dan Push. Kode MK / Nama di halaman ini dan seterusnya bekerja sama seperti di Kelas Kuliah.

Halaman dengan pola tombol yang sama: Refresh, Fetch, Push, Delete.

Halaman dengan pola tombol yang sama: Refresh, Fetch, Push, Delete.

Penugasan merujuk kelas dan dosen sekaligus. Karena itu halaman ini dijalankan sesudah Kelas Kuliah dan data Dosen. Baris yang dosennya belum dikenal NeoFeeder masuk Failed dengan pesan yang menyebut NIDN-nya.

Langkah 4: Kirim kuliah mahasiswa

Buka Kuliah Mahasiswa, pilih lingkup, lalu Fetch dan Push.

Daftar dengan kolom STATUS SYNC per baris.

Daftar dengan kolom STATUS SYNC per baris.

Halaman ini mengirim status kuliah setiap mahasiswa per semester. Nilai IPS dan IPK diambil dari SIMAK per semester. Rencana studi menunggu langkah ini selesai. Mahasiswa yang belum sinkron masuk Failed, sementara baris lain tetap terkirim.

Langkah 5: Kirim rencana studi

Buka Rencana Studi, pilih lingkup, lalu Fetch dan Push.

Daftar dengan Sync Status Local Only sebelum Push.

Daftar dengan Sync Status Local Only sebelum Push.

Rencana studi adalah KRS: peserta setiap kelas. Halaman ini dijalankan sesudah Kelas Kuliah dan Kuliah Mahasiswa, dan nilai nanti menempel pada peserta ini.

Langkah 6: Kirim nilai kuliah

Di akhir semester, buka Nilai Kuliah, pilih lingkup, lalu Fetch dan Push.

Daftar dengan baris Synced sesudah Push berhasil.

Daftar dengan baris Synced sesudah Push berhasil.

Nilai menempel pada peserta kelas, jadi kirim sesudah Rencana Studi. Tunggu sampai nilai semester disahkan di SIMAK sebelum menekan Push.

Langkah 7: Bereskan yang gagal

Di setiap halaman, pilih Failed pada Sync Status, klik Refresh, lalu baca kolom KETERANGAN.

Baris Failed dengan sebabnya di kolom KETERANGAN.

Baris Failed dengan sebabnya di kolom KETERANGAN.

Pesan seperti Mahasiswa belum ada di NeoFeeder berarti Riwayat Pendidikan-nya belum sinkron. Perbaiki sumbernya, lalu Push lagi; baris lain tetap terkirim.

Selesai

Data perkuliahan semester ini kini terkirim berurutan, dari kelas sampai nilai. Awasi baris Failed dan Remote Only di setiap halaman sebelum batas pelaporan.

Artikel terkait